Penulis: Aldila Ihsania Mufidah
"Adek! jangan lempar bola!" teriak Lita.
Revalno hanya tertawa sambil mengejar bolanya. Dan ternyata bolanya menyebrangi jalan, sontak dia langsung berlari tanpa melihat apa yang akan menciumnya.
***
"Bunda, Ayah, Kak Nisa, jangan pernah mengajakku ke rumah sakit hanya untuk oprasi mata!" seru Lita sedikit membentak. Matanya masih merah, baru bangun tidur, dan itulah mimpinya barusan. "Aku memang Buta sebelah, tapi aku lebih suka begini, aku masih mensyukuri nikmat Allah yang telah memberiku 1 mata!" lajutnya.
***
Lita anak SMP yang hanya bisa melihat dengan 1 mata. Dia pemberani, siapapun yang mengejeknya dengan sangat keterlaluan, maka dia akan membalasnya, tapi hanya dengan bentakan, bukan ejekan. Dia hanya punya 2 teman di sekolahnya. Dua temannya tersebut menyukai Lita. Tapi ada sesuatu yang disembunyikan kedua orang tuanya, apakah itu? Mampukah Lita bertahan dengan ejekan-ejekan temannya? Berhasilkah Lita menghindari Oprasi Mata?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar